Dari undangan hingga meja penerima tamu
Buku tamu digital dengan QR check-in
Siapkan daftar tamu, kumpulkan RSVP, lalu catat kehadiran dengan memindai tiket QR pada hari acara.

Satu tamu, satu tautan personal
Tambahkan nama dan data tamu di dashboard, lalu bagikan tautan personal yang sesuai. Tautan umum dan pratinjau tidak menggantikan tautan personal untuk pencatatan RSVP setiap tamu.
Pisahkan rencana dan kehadiran nyata
RSVP mencatat jawaban sebelum acara, sedangkan check-in mencatat kedatangan pada hari-H. Pantau status kirim, buka, RSVP, dan check-in sebagai informasi yang berbeda. Jawaban Hadir belum berarti tamu sudah datang.
Siapkan petugas sebelum pintu dibuka
Aktifkan QR pada undangan yang berhak, pastikan tamu berstatus Hadir dapat mengakses tiketnya, lalu uji pemindai memakai kamera ponsel. Siapkan koneksi internet dan pembagian tugas petugas; jangan menunggu antrean terbentuk untuk mencoba alurnya.
Yang sering ditanyakan
Apakah QR tersedia di paket Starter?
QR check-in memerlukan akses berbayar pada undangan atau proyek WO yang berhak. Anda dapat menyiapkan undangan terlebih dahulu, lalu memilih paket sesuai kebutuhan acara.
Apakah tamu harus memasang aplikasi?
Tamu membuka tautan undangan di browser untuk mengisi RSVP dan melihat tiket. Petugas memindai melalui fitur scanner di dashboard dengan izin kamera.
Apa yang terjadi jika tiket dipindai dua kali?
Sistem memiliki pemeriksaan check-in ganda. Petugas perlu membaca hasil pemindaian dan tidak menganggap tiket yang sudah dipakai sebagai kedatangan baru.
Apakah sistem bisa dipakai tanpa internet?
Siapkan koneksi internet untuk membuka undangan, memperbarui RSVP, memvalidasi QR, dan mencatat kehadiran. Jangan mengandalkan penggunaan offline untuk alur check-in.